Web Hosting
Depri;-hikmah-dan-filosofi-tradisi-Lebaran-Ketupat

Depri; hikmah dan filosofi tradisi Lebaran Ketupat

Depri;-hikmah-dan-filosofi-tradisi-Lebaran-KetupatBURITITA.COM- Lebaran Ketupat merupakan perayaan yang sangat dinanti setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Tradisi perayaan lebaran ketupat ini biasanya dilakukan pada H+7 Lebaran Idul Fitri.

Tak heran, jika sepekan ini Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara terus disibukan, sebab hampir seluruh desa dan kelurahan di daerah itu merayakan lebaran ketupat yang dirangkaikan dengan Halal Bi Halal.

Bupati, Drs. Hi. Depri Pontoh dalam kunjungannya, menyampaikan apresiasi serta kebanggaanya kepada masyarakat karena telah melaksanakan kegiatan tradisi Lebaran Ketupat.

“ini merupakan bentuk interaksi yang baik antara masyarakat yang hidup ditengah-tengah perbedaan tradisi, serta keragaman budaya di Bolaang Mongondow Utara,” ujar Depri dihadapan masyarakat.

Depri juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kegiatan ini sebagai ajang silaturrahim, saling maaf memaafkan serta mampu memaknai hikmah dan filosofi yang terkandung dalam tradisi Lebaran Ketupat.

“Terus bina hubungan baik, hindari hal-hal yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan. Jaga, pelihara serta tingkatkan sumber daya yang ada, terutama potensi wisata daerah kita,” pinta sosok pribadi yang terkenal murah senyum itu.

Dalam acara tersebut, hadir juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bolmut Arman Lumoto, S.Ag, M.PdI, yang digadang-gadang sebagai calon Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara kedepan.(aah)

Penulis :

Judul : Depri; hikmah dan filosofi tradisi Lebaran Ketupat

Tinggalkan Balasan